Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Ummat mengaku tak ambil pusing dengan mundurnya 26 pengurus Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Kota Depok. Humas DPP Partai Ummat Mustofa Nahrawardaya mengatakan pihaknya justru tengah kesulitan untuk mengakomodir banyaknya tokoh yang ingin bergabung ke partainya. Dia mencontohkan di saat pengurus dan anggota di Kota Depok secara berkelompok mengundurkan diri, namun pada saat yang sama Partai Ummat malah membentuk sayap perempuan Permata Ummat di 18 provinsi.

"Yang spesial adalah Ketua Umum Permata Ummat secara nasional adalah Ketua DPP PAN periode 2010 2020. Di saat Depok ada yang undur diri, maka di Kantor DPP Partai Ummat malah sedang ada pemukulan beduk oleh Prof. Dr. Amien Rais sebagai tanda berdirinya sayap baru di Partai Ummat," imbuhnya. Mustofa menegaskan hingga akhir Oktober 2021 ini tak bisa dipungkiri dinamika partai Ummat akan terasa. Sebab, lanjutnya, di satu sisi banyak yang antri mau masuk dan bergabung, namun di sisi lain juga ada yang malah menyingkir. Menurutnya ini penting guna menyolidkan Partai Ummat secara nasional. Karenanya dia menyebut bagi yang tak bisa menyesuaikan dengan partainya bisa jadi bakal tereliminasi dengan sendirinya.

"Karena memang kami sedang memastikan, seluruh struktur pengurus Partai Ummat harus solid secara nasional. Jadi, yang ragu, atau tidak yakin bisa menyesuaikan dengan speed 'RPM' partai ini, akan kena seleksi alam alias tereliminasi dengan sendirinya. Ada yang sifatnya individual, ada yang sifatnya berkelompok," tandasnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published.